Ketulusan Membawa Berkah
Pak
solikh adalah seorang guru bahasa jawa disalah satu sekolah bunafit di suatu
daerah , ia adalah orang yang sangat santun, arif , dan berkepribadian
menyenangkan . Akan tetapi sejauh ini ia masih saja seorang guru honorer
ditempat ia mengajar. Ia mengajar banyak hal mengenai seluk beluk kebudayaan
jawa, banyak yang menyukainya ketika ia mengajar selalu menyelipkan berbagai
cerita yang cukup mengundang canda peserta didiknya, cerita yang ia ceritakan
bukan sekedar cerita guyonan semata melainkan cerita yang didalamnya mengandung
banyak pelajaran yang dapat di petik mengenai kayanya sopan santun dan arifnya
orang jawa asli.
Pak
solikh adalah orang yang sangat sabar dan penyayang terhadap anak-anak,
buktinya setelah sekian lamanya ia mengajar belum juga ia bernasib baik
berganti status sebagai pegawai negri yang diakui oleh pemerintah ia masih
tetap memilih profesinya sebagai tenaga honorer yang gajinya hanya cukup untuk
makan sehari-hari, ia menolak tawaran untuk berganti profesi sebagai seorang
dalang.
Hingga
terdengar sebuah kabar mengenai perubahan kurikulum terbaru yang akan
menghapuskan mata pelajaran bahasa jawa , betapa sedihnya hati pak solikh
mendengar kabar tersebut , ia telah nyaman dan amat menyukai pekerjaannya .Tidak
hanya pak solikh , ada beberapa muridnyapun menyayangkan hal tersebut.
Dipikiran mereka pak solikh akan dikeluarkan dari sekolah dan sudah tidak dapat
mengajar mereka lagi.
Ayu
adalah siswa kelas 5 di tempat dimana pak solikh mengajar. Ayu merupakan putri
dari salah satu komite dan sekaligus ketua yayasan di sekolah tersebut.
Ayu sangat menggemari cerita pak solikh.
Pak solikh adalah guru favoritnya, mendengar berita dari teman-temannya yang
menggemparkan mengenai diberhentikannya pak solikh dari sekolah membuat Ayu
sedih.
Dan
beberapa rekan kerjanya menyayangkan apabila pak Solikh tidak mengajar lagi
karena kinerjanya di sekolah itu sangat baik dan bahkan dapat dikatakan
mengagumkan. Diantara mereka sudah sangat terhubung persahabatannya seperti
keluarga, mereka masih ingin pak Solikh mengajar, akan tetapi mereka juga harus
tetap menjalankan prosedur dari pemerintah.
Ayu
berkata kepada ayahnya “ayah, Ayu masih tetap ingin diajar oleh pak Solikh, Ayu
senang jika diajar Pak Solikh, banyak pelajaran mengenai kehidupan yang Ayu
peroleh, dan tidak dapat Ayu peroleh dari mata pelajaran lain” mendengar
perkataan anaknya, Pak Rudi selaku Komite dan ketua yayasan di tempat sekolah
anaknya tersebutpun merasa sedikit keberatan jika memberhentikan pak Solikh
secara sepihak.
Dan
berdasarkan pertimbangan dan saran berbagai pihak pak Solikh tetap
dipertahankan di sekolah itu mengajar pada ekstra kulikuler mengenai kesenian
dan muatan lokal. Sehingga tetap terselenggarakannya sesuai prosedur dari
pemerintah dan tetap mempertahankan hal baik untuk kemajuan para peserta
didiknya.
Mendengar
hal tersebut pak Solikh merasa bahagia dan bersyukur kepada Tuhan serta
berjanji untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang telah dberikan oleh
murid-muridnya dan rekan sesama guru disekolah tersebut. Pak Solikh tetap
bersemangat mengajar dan tidak kehilangan profesinya yang merupakan
kebanggaannya dapat mengajar dan memberi motivasi serta arahan kepada peserta
didiknya agar menjadi generasi penerus yang mempunyai budi pekerti luhur, mencintai kebudayaannya
dan bangga menjadi orang Jawa.










0 komentar:
Posting Komentar